AGP Picks
View all

Society for Medical Decision Making Menganugerahkan 2026 Career Achievement Award kepada Uwe Siebert, Profesor Harvard dan UMIT TIROL

OSLO, Norwegia, July 18, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Society for Medical Decision Making (SMDM) menganugerahkan penghargaan tertingginya atas pencapaian karier, yaitu 2026 Career Achievement Award, kepada Profesor Uwe Siebert, MPH, MSc, ScD dari UMIT TIROL dan Harvard University. Penghargaan ini mengakui kontribusi transformatifnya selama puluhan tahun dalam bidang pengambilan keputusan medis melalui penelitian inovatif, kepemimpinan internasional, pendidikan, dan pengabdian.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Sesi Penghargaan Kepemimpinan pada Pertemuan Tahunan SMDM ke-48 di Oslo, Norwegia, oleh Profesor Mark Bounthavong, PharmD, PhD, Ketua Komite Penghargaan SMDM sekaligus Profesor Farmasi Klinis di Skaggs School of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, University of California, San Diego.

SMDM Career Achievement Award mengapresiasi peneliti senior terkemuka atas kontribusi berkelanjutan yang telah secara signifikan memajukan ilmu pengetahuan dan praktik pengambilan keputusan medis. Penerima penghargaan dipilih melalui proses nominasi yang kompetitif, setelah nominasi dibuka untuk umum, dan selanjutnya dinilai oleh Ketua Komite Penghargaan SMDM.

"Saya merasa sangat terhormat dapat menyerahkan 2026 Career Achievement Award dari Society for Medical Decision Making kepada Profesor Uwe Siebert," ujar Profesor Bounthavong. "Sepanjang kariernya, Profesor Siebert telah menunjukkan kualitas yang menjadi dasar penghargaan ini, yaitu keunggulan ilmiah, inovasi metodologis, kepemimpinan visioner, serta komitmen yang teguh untuk meningkatkan pengambilan keputusan di bidang pelayanan kesehatan melalui bukti yang kuat. “Karyanya telah memengaruhi para peneliti, klinisi, pembuat kebijakan, serta berbagai generasi peserta didik di seluruh dunia, yang menjadikannya sangat layak menerima penghargaan ini."

Profesor Siebert menjabat sebagai Profesor Kesehatan Masyarakat, Pengambilan Keputusan Medis, dan Penilaian Teknologi Kesehatan, serta Kepala Institute of Public Health, Medical Decision Making and Health Technology Assessment di UMIT TIROL – Universitas Ilmu Kesehatan dan Teknologi Kesehatan, Austria. Beliau juga menjabat sebagai Profesor Tidak Tetap Kebijakan dan Manajemen Kesehatan serta Epidemiologi di Harvard T.H. Chan School of Public Health, dan sebagai peneliti afiliasi di Center for Health Technology Assessment, Mass General Brigham, Harvard Medical School.

Berlatar belakang sebagai dokter, Profesor Siebert mengawali kariernya dalam berbagai proyek kesehatan masyarakat internasional di Afrika Barat, Brasil, dan Jerman, sebelum mendalami kesehatan masyarakat, epidemiologi, dan ilmu pengambilan keputusan. Beliau meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat dari Munich School of Public Health and Epidemiology, serta gelar Magister Sains di bidang Epidemiologi dan Doktor Sains di bidang Kebijakan dan Manajemen Kesehatan dari Harvard School of Public Health.

Selama lebih dari tiga dekade, Profesor Siebert telah dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia dalam bidang pengambilan keputusan medis. Karya inovatifnya dalam analisis keputusan medis, penilaian manfaat dan risiko, evaluasi ekonomi kesehatan, pemodelan analitis keputusan, penilaian teknologi kesehatan, epidemiologi, dan inferensi kausal telah memajukan ilmu pelayanan kesehatan berbasis bukti. Hasil penelitiannya juga secara langsung menjadi dasar penyusunan pedoman klinis, program skrining kanker, penilaian teknologi kesehatan, keputusan penggantian biaya, serta kebijakan kesehatan nasional di seluruh dunia.

Pengaruhnya tidak hanya terbatas pada bidang penelitian. Profesor Siebert merupakan Mantan Presiden SMDM dan merupakan Mantan Presiden ISPOR – The Professional Society for Health Economics and Outcomes Research yang paling baru. Sepanjang kariernya, beliau telah menjadi penasihat bagi berbagai pemerintah, lembaga penilaian teknologi kesehatan, perhimpunan profesi, dan organisasi internasional dalam perumusan kebijakan berbasis bukti serta pengambilan keputusan di bidang layanan kesehatan. Beliau telah menulis lebih dari 500 publikasi, termasuk artikel ilmiah, bab buku teks, ringkasan kebijakan, dan laporan penilaian teknologi kesehatan. Beliau juga menjabat beberapa posisi pemimpin editorial untuk sejumlah jurnal ilmiah yang diakui di tingkat internasional.

Profesor Siebert juga merupakan seorang pendidik yang berdedikasi, yang mengajar mata kuliah penilaian teknologi kesehatan, ilmu pengambilan keputusan, serta inferensi kausal berbasis data dunia nyata dalam Program HTADS di UMIT TIROL. Beliau juga mengajar Analisis Keputusan dalam Penelitian Klinis pada program musim panas di Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Saat menerima penghargaan tersebut, Profesor Siebert mengenang peran para mentor, kolega, mahasiswa, dan mitra kolaborasi yang turut membentuk perjalanan kariernya. Beliau menekankan bahwa kemajuan ilmiah tidak hanya lahir dari gagasan, tetapi juga dari orang-orang yang saling menginspirasi, menantang, dan mendukung.

"Saya merasa sangat terhormat menerima penghargaan ini dan sangat berterima kasih atas pengakuan istimewa ini," ujar Profesor Siebert. "Penghargaan ini tidak hanya mencerminkan karya saya, tetapi juga dedikasi dan keahlian seluruh anggota tim saya. Penghargaan ini juga mencerminkan dukungan, semangat, dan inspirasi yang saya terima sepanjang karier dari para mahasiswa, rekan peneliti, kolega, mentor, sahabat, dan keluarga saya. SMDM telah menjadi rumah intelektual yang luar biasa bagi saya. Saya berterima kasih kepada komunitas ini atas berbagai peluang yang diberikan kepada saya untuk belajar, berkolaborasi, dan berkembang."

Salah satu momen paling menyentuh dalam sambutan Profesor Siebert adalah ketika beliau mengenang besarnya pengaruh mentor yang telah lama membimbingnya, Milton Weinstein, PhD. Mata kuliah yang diajarkannya di Harvard menjadi awal perkenalan Profesor Siebert dengan analisis keputusan yang pada akhirnya menentukan arah perjalanan kariernya. Profesor Weinstein menerima Career Achievement Award dari SMDM pada tahun 1996. Penghargaan yang diterima Profesor Siebert pun terasa semakin istimewa karena dianugerahkan tepat 30 tahun setelah mentornya memperoleh penghargaan tertinggi dari Society.

"Karier tidak hanya lahir dari gagasan," ujar Profesor Siebert dalam sambutan penerimaannya, "tetapi juga oleh orang-orang yang menginspirasi, percaya pada kita, dan memberikan peluang."

Sepanjang sambutannya, Profesor Siebert menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin serta kerja sama langsung dengan para pengambil keputusan di bidang layanan kesehatan agar hasil penelitian dapat diwujudkan menjadi peningkatan kualitas pelayanan pasien. Dengan merujuk pada pengalaman kariernya, beliau menjelaskan bagaimana pemodelan keputusan yang dikembangkan melalui kolaborasi turut menjadi dasar dalam penyusunan strategi vaksinasi COVID-19 nasional dan kebijakan skrining kanker. Hal ini menunjukkan bahwa ilmu pengambilan keputusan yang diterapkan secara ketat dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap sistem layanan kesehatan dan kesehatan masyarakat.

Beliau menutup sambutannya dengan mendorong generasi peneliti berikutnya untuk menjalin kolaborasi lintas wilayah dan disiplin, serta selalu mengingat bahwa salah satu keterampilan paling berharga dalam sains adalah kemampuan untuk mendengarkan kolega, pasien, pengambil keputusan, dan satu sama lain.

Profesor Siebert kini menjadi bagian dari jajaran penerima Career Achievement Award terkemuka yang karya-karyanya telah membentuk arah dan mendorong kemajuan bidang pengambilan keputusan medis selama tiga dekade terakhir. Penerima penghargaan sebelumnya termasuk Anne Stiggelbout, John B. Wong, Dawn Stacey, Michael Kattan, Doug Coyle, Karen Kuntz, Murray Krahn, M.G. Myriam Hunink, Valerie Reyna, Ivar Kristiansen, Alvin Mushlin, Mark Roberts, Donald Redelmeier, Annette O'Connor, Howard Raiffa, J. Sanford (Sandy) Schwartz, Alan Garber, Barbara J. McNeil, Peter Wakker, David J. Spiegelhalter, Allan Detsky, Joseph Pliskin, Jerome P. Kassirer, Daniel Kahneman, George Torrance, John Eisenberg, Dennis Fryback, Harold Sox, Arthur Elstein, Milton Weinstein, dan Stephen Pauker.

Tentang Society for Medical Decision Making

Society for Medical Decision Making (SMDM), yang didirikan pada tahun 1979, merupakan organisasi profesi internasional yang berdedikasi untuk meningkatkan hasil kesehatan melalui pengambilan keputusan yang lebih baik. SMDM menghimpun para peneliti, klinisi, pendidik, pembuat kebijakan, pasien, dan pemimpin industri untuk memajukan sains dan penerapan pengambilan keputusan medis melalui penelitian, pendidikan, kolaborasi, serta penyebarluasan metode berbasis bukti.

Kontak Media

Wendy Weber
Direktur Komunikasi & Keanggotaan
Society for Medical Decision Making (SMDM)
info@smdm.org

Foto: Beate Jahn, PhD, Presiden SMDM (2025–2026); Profesor Uwe Siebert, MPH, MSc, ScD, penerima SMDM Career Achievement Award 2026; Mark Bounthavong, PharmD, PhD, Ketua Komite Penghargaan SMDM; dan Milton Weinstein, PhD, penerima SMDM Career Achievement Award 1996 dan mentor yang telah lama membimbing Profesor Siebert, setelah penyerahan penghargaan tertinggi SMDM atas pencapaian karier dalam Pertemuan Tahunan SMDM ke-48 di Oslo, Norwegia, pada 30 Juni 2026.

Foto yang menyertai pengumuman ini tersedia di https://www.globenewswire.com/NewsRoom/AttachmentNg/ab9069d2-20fe-42ae-a183-4edaa2638c4d


Primary Logo

Legal Disclaimer:

EIN Presswire provides this news content "as is" without warranty of any kind. We do not accept any responsibility or liability for the accuracy, content, images, videos, licenses, completeness, legality, or reliability of the information contained in this article. If you have any complaints or copyright issues related to this article, kindly contact the author above.

Share this page:

Advanced Search Options

Search for:

Search scope:

Type:

Search in:

Date range:

The last

Sort by:

Sign up for:

Oman Business Journal

The daily local news briefing you can trust. Every day. Subscribe now.

By signing up, you agree to our Terms & Conditions.